To : Bu Hesti
From : 3 ak
Maafin kami ya bu ..
Walaupun, orang bijak pernah bilang :
“Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali,,
tetapi akan tetap meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau meminta maaf atau menyesal, lukanya akan tinggal. Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik.”
Kami harap, Ibu bisa memaafkan kami… kejadian yang lalu memang pahit, namun kami harap tidak akan merubah perhatian dan kasih sayang Ibu untuk kami ..
Dan mawar ini, sebagai tanda permintaan maaf dari kami, dan sebagai bukti bahwa kami sangat menyesal…
Bu Hesti,,,, tetep jadi ‘bunda bebek’ seperti dulu ya bu…
To : Bu Isma
From : 3 ak
Maafin kami ya bu..
Ibu Isma itu mama kami,, mama-nya 3 ak.. orang tua kami di Sekolah..
Kami gak mau kalau mama marah sama kami.
Kami tau, Ibu kecewa sama kami, sangat kecewa…
dan kami ingin Ibu tau, sesungguhnya kami pun kecewa dengan sikap kami sendiri,, sungguh kami menyesal..
kami harap, Ibu bisa memaafkan kami… kejadian yang lalu memang begitu mengecewakan Ibu,, namun dibalik itu semua, kami jadi sadar… bahwa semua perilaku kami itu sudah sangat keterlaluan dan begitu menyakitkan hati...
Ibu Isma dan guru-guru yang lain adalah orang tua kami... Dan kami tau, bahwa gak ada orang tua yang menginginkan keburukan untuk anaknya..
Ibu gak sia-sia mendidik kami,, tenang aja bu, kami akan berusaha menjadi anak yang berbakti, anak yang tidak mengecewakan orang tuanya…
Dan mawar ini, kami persembahkan untuk Ibu Isma, sebagai tanda maaf dan bukti bahwa kami benar-benar menyesal…
Ibu Isma,,, masih mau jadi mama-nya 3 ak
To : Pak Surjaman
From : 3 ak
Maafin kami ya Pak….
Kami punya banyaaaak sekali salah sama bapak…
Pak, kami masih butuh bimbingan dari Bapak,,
Dan kami harap Bapak mau memaafkan semua perilaku dan kesalahan yang telah kami perbuat..
Dan mawar ini, sebagai tanda permintaan maaf dari kami..
To : Ibu Ella
From : 3 ak
Maafin kami ya bu…
Ibu Ella adalah Ibu guru yang baik,, soalnya sering ngasih kami point ketika pelajaran matematika… dengan begitu,, Ibu sudah memacu semangat kami untuk belajar matematika, dan mengubah matematika di mata kami, dari menyeramkan menjadi sesuatu yang menyenangkan… walaupun, masih tetep kepusingan sama rumus-rumusnya..
Kami gak mau, karena kejadian itu, sikap Ibu jadi berubah terhadap kami. Maafin kami ya bu..
Kami sungguh menyesal…
Mungkin, dengan adanya kejadian itu, kami akan menjadi lebih dewasa… dan akan menyadari bahwa Ibu Ella dan guru-guru lain,, sebenarnya begitu menyayangi kami…
Dan mawar ini,,, sebagai permintaan maaf dari kami,, serta bukti bahwa kami sesungguhnya benar-benar menyesal…
To : Ibu Syam
From : 3 ak
Ibuuu,, Maafin kami ….
Sebelumnya maaf, kalau kami lancang dan tidak sopan. Itu karena, kami sejujurnya malu untuk berhadapan langsung dengan Ibu dan guru-guru lain. Kami benar-benar merasa bersalah…
Dan kami sangat menyesal… menyesal dengan kejadian itu… kejadian waktu di trans 7 …
Kami sangat menyadari bahwa sikap dan perilaku kami tidak sesuai dengan etika, tapi sejujurnya,, itu pun bertentangan dengan hati nurani kami..
Kami harap, Ibu bisa memaafkan kami..
Karena,,, kami sangat butuh perhatian dan kasih sayang dari Ibu.
Dan mawar ini, kami persembahkan untuk Ibu Syam,, sebagai tanda maaf dari kami, dan bukti bahwa kami benar-benar menyesal..
To : Pak Fairuz
From : 3 ak
Maafin kami ya Pak…
Memang rasanya tak cukup hanya dengan kata Maaf… Namun, andai Bapak tau,, ingin sekali rasanya kami melakukan sesuatu yang lebih berarti sebagai bukti bahwa kami menyesal.. namun,, lagi-lagi kami pun berfikir bahwa itupun belum cukup untuk menyembuhkan luka yang sudah terlanjur membekas..
Pak Fairuz itu inspirasi buat kami.. melihat senyum bapak saja, kami menjadi semangat untuk belajar… oleh karena itu, kami ingin bapak kembali tersenyum untuk kami… gak lagi marah. Walaupun kami sadar, kami sudah mengecewakan bapak.. Tapi, kami akan mencoba menjadi lebih baik…
Kami harap, Bapak bisa memaafkan kami…
Dan mawar ini, adalah sebagai tanda maaf dari kami, dan bukti bahwa kami menyesal…
Pak Fairuz,,, tetep tersenyum dan bimbing kami ya….
To : Ms. Nana
From : 3 ak
Maafin kami ya Miss….
Makasih kemarin udah masuk kelas, dan ngasih banyak pelajaran berharga buat kami…
Miss Nana itu keibuan sekali.. didekat Miss,, kami jadi merasa seperti anak kecil, anak kecil yang ingin selalu dimanja oleh ibunya.. dan kami mengharapkan sikap Miss tidak berubah terhadap kami setelah kejadian itu.. sungguh kami tidak mau kehilangan sosok keibuan seperti Miss…
Kami masih butuh perhatian dari Miss..
Kami harap, Miss Nana bisa memaafkan kami…. Dan kami harap kejadian itu dapat menjadi sebuah pembelajaran buat kami,, dan kami yakin, sesuatu yang buruk adalah suatu awal yang baik untuk ke depannya, insyaallah, amin!
Dan mawar ini, kami persembahkan untuk Miss Nana,, sebagai tanda maaf dan bukti penyesalan dari kami…
To : Pak Syukur
From : 3 ak
Maafin kami ya Pak…
Maaf udah bikin kesalahan banyak sama bapak…
Dan makasih, karena bapak begitu sabar menghadapi kami…
Dan mawar ini kami persembahkan untuk Pak Syukur, sebagai permintaan maaf dari kami atas segala tingkah laku yang tidak mengenakan hati…
To : Ibu Ani
From : 3 ak
Maafin kami ya Bu….
Kami tau, sudah banyak ulah yang kami perbuat.. dan kami juga tau itu semua sangat membuat Ibu Ani selaku Kesiswaan begitu kecewa…
Andai Ibu tau, bagaimana perasaan kami sekarang, sungguh kami menyesal…
Kelas 3 yang seharusnya menjadi contoh untuk adik-adiknya, malah bikin ulah…
Oleh karena itu, kami ingin mencoba memperbaiki itu semua,, menjadi lebih baik…
Dan karena itu pula, kami butuh bimbingan dari Ibu,, kami harap Ibu masih mau memberi pengarahan untuk kami…
Kami harap pula, Ibu Ani mau memaafkan kami… kejadian yang lalu memang begitu menyakitkan hati, namun ijinkanlah kami membuktikan bahwa kami menyesal atas itu semua…
Kami akan mencoba merubah segala tindakan dan akhlak kami, insyaallah, amin!
Dan mawar ini kami persembahkan untuk Ibu, sebagai tanda maaf dan bukti bahwa kami sangat menyesal…
To : Ibu Edu
From : 3 ak
Maafin kami ya bu….
Ibu Edu, itu Ibu guru yang asik…
Makasih ya bu waktu kelas 2 Ibu udah sabar ngajarin kami…
Dan maaf atas sikap dan perilaku yang udah kami lakukan sama Ibu…
Dan mawar ini, kami persembahkan untuk Ibu sebagai tanda maaf dari kami…
To : Pak Efendi
From : 3 ak
Maafin kami ya Pak….
Kami jadi malu dan merasa tidak enak pada bapak…
Kami sering membuat Bapak kecewa sama sikap kami,, dan kami ingin bapak tau, bahwa sebenarnya kami juga tidak menginginkan itu…
Jadi, kami harap bapak mau memaafkan kesalahan yang udah kami perbuat selama ini…
Karena kami masih butuh pengajaran dari bapak….
Dan mawar ini, sebagai tanda maaf dari kami….
Pak Efen,, nanti
To : Pak Rohim
From : 3 ak
Maafin kami ya Pak…
Maaf sekali… kami begitu menyadari bahwa sikap kami selama ini sudah kelewatan…
Maaf sekali, kalau kami sudah mengecewakan bapak..
Oleh karena itu, disini kami ingin meminta maaf atas segala kesalahan kami…
Dan kami harap bapak mau memaafkan kami…
Dan mawar ini, sebagai tanda maaf dari kami…..
To : Pak Agus
From : 3 ak
Maafin kami ya Pak…
Kami udah banyak bertingkah….
Maaf ketika pelajaran bapak, kami sibuk bermain hape,, tapi jujur kami tidak bermaksud untuk tidak menghargai bapak…
Maafin kami ya Pak…
Dan mawar ini, sebagai tanda maaf dari kami untuk Pak Agus….
Hari Jum’at abis semesteran kita jadi ke gor
To : Ms. Atikah
From : 3 ak
Maafin kami ya miss…
Miss pernah jadi presiden di provinsi toa-toa…
Jadi kami tau, bahwa kami punya banyak kesalahan sama Miss…
Jadi maafin kami ya Miss….
Miss… kami kangen sama bintang-bintang yang Miss kasih…
Sekarang, gantian! Kami kasih Miss mawar ini…
Sebagai tanda maaf dari kami atas segala sikap yang tidak mengenakan dan cenderung kurang sopan dan sebagai hadiah untuk Miss karena Miss udah baik ngasih kami banyak bintang…
To : Sensei
From : 3 ak
Maafin kami ya Sensei…
Kami punya banyak salah sama Sensei....
Sebenarnya kami malu seperti ini, tapi kami merasa kami mungkin sudah keterlaluan dan bahkan terkadang membuat sensei marah…
Kami sangat butuh bimbingan dari Sensei…
Sensei yang banyak memberikan ilmu untuk kami, dari yang tidak mengerti menjadi mengerti….
Dan Mawar ini kami persembahkan untuk Sensei yang cantik, sebagai tanda permintaan maaf dari kami atas kesalahan / ulah yang telah kami perbuat…
Sensei,, jangan bosen buat ngajarin dan masuk kelas kami ya Sensei….
To : Pak Tappa
From : 3 ak
Maafin kami ya Pak…
Bapak begitu baik dan sabar…
Terima kasih, karena masih mau menemani kami di metromini…
Sungguh kami sangat sedih ketika mendengar Pak Tappa bercerita…
Kami pun seperti tak percaya, “itukah perbuatan yang kami lakukan?”
Kami sadar, sebenarnya perilaku kami sangat tidak pantas…
Dan kami harap, setelah kejadian itu,, tidak akan mengurangi ataupun merubah kasih sayang yang udah Bapak berikan untuk kami…
Kami pun berharap Pak Tappa bisa memaafkan kami…
Dan mawar ini adalah sebagai tanda permintaan maaf dari kami, dan bukti bahwa sesungguhnya kami menyesal..
