Kamis, 26 November 2009

KISAH TITIPAN

==================================================================================

Tertanda : Xena

seorang gadis menunduk padaku. wajahnya hampir tenggelam dengan kerudung merah marunnya. entah dia siapa, aku hanya diam dan tak menyapa. dia semakin mendekat, jaraknya tak lagi jauh denganku.. masih dengan menunduk, dia memulai pembicaraannya. sebuah kisah, yang dia anggap sebuah musibah. aku mendengarkan, kemudian selanjutnya aku curahkan pada catatan ini.. diharapkan ada sebuah ataupun dua buah komentar, setidaknya tanggapan yang mampu memecahkan bimbangnya..

==================================================================================
begini kisahnya :

Pertemuan pertama yang menurutku bukan sesuatu yang istimewa, namun kini membawa cerita roman nan indah. Cerita yang sebenarnya tidak layak untuk diceritakan, sebuah kisah yang sebenarnya tidak pantas untuk dikisahkan.

Kulit sawo matangnya sungguh tak menarik penglihatanku. Tinggi standarnya, bukanlah incaranku. Wajahnya pun tidak setampan kekasihku.

Hhh… pertemuan awal dalam sebuah forum. Sebenarnya bukan suatu kesengajaan, bukan suatu yang direncanakan. Alur yang membawa aku untuk bisa bertemu dan untuk pertama kalinya menatap matanya. Kedua mata yang terlihat tajam, dengan alis tebal diatasnya.

Ooh tuhan, bukan inginku, bukan harapku, sungguh ini bukan apa-apa. Mungkin hanya sebuah pelarian saja. Pelarian dari rindu kasih sayang. Pelarian dari sesuatu yang namanya kesepian.
Tak nampak jelas dalam otakku, apakah aku benar-benar menginginkannya. Tak jelas Nampak memang, namun keinginan itu sangat menggairahkan..

ENTAH SEBENARNYA PERASAAN APA YANG SEDANG HINGGAP DALAM DADA INI. CINTAKAH? ATAU
HANYA SEBUAH PELARIAN????

aku dengannya sama-sama tak saling kenal. melihatnya pun aku jarang. namun, setelah pertemuan itu terjadi, semakin banyak hari yang kulewati dengan sosoknya yang terus bersamaku. aku mengira ini adalah sebuah kebetulan saja. namun mengapa, semakin banyaknya waktu berputar, semakin hidupnya dia dalam ruang hatiku..

ooh hitam, panggilan kesayanganku padamu.. sungguh, kau sangat menggoda batinku. ingin selalu menyebut-nyebut namamu.. dalam sadar maupun setengah sadar..

kau bukanlah yang istimewa, namun tanpa sadar, kau buat aku untuk terus mengistimewakanmu.


hitam.. DENGARKAN aku!
aku mohon, hentikan pancaran sinar matamu yang teramat menyihirku,
hentikan suaramu yang begitu menentramkanku,
hentikan senyummu yang mampu membunuhku.. aku mohon,, HENTIKAN..
aku tak ingin terus larut.. tak ingin terus hanyut..

kau tau??
hingga kini, rasa cinta pada kekasihku, sudah kubagi denganmu.
kamu jahat! kamu merebut ruang hati yang sebenarnya hanya kusediakan untuknya..

kau memang belum ungkapkan rasa cintamu pd-ku,
namun aku menangkap begitu cintanya kau terhadapku..
andai aku bisa sejahat kamu, akan aku duakan cinta kekasihku, dengan meneguhkanmu pada hatiku.
andai kekasihku tak begitu mencintaiku, akan ku mantapkan kasihku padamu..
andai.. andai.. dan andai INI TAK TERJADI PADAKU...

=====================================================================================

0 komentar: